SELAMAT DATANG

Selamat Datang di http://widodoalgani.blogspot.com
Semoga Bermanfaat.
Mohon tinggalkan komentar.

Selasa, 25 Oktober 2011

OTOT-OTOT DINDING PERUT BAGIAN DEPAN


OTOT-OTOT DINDING PERUT BAGIAN DEPAN

Otot/Persarafan
Origo
Insertio
Fungsi
1. M. Rectus abdominis



Nn. Intercostales
(Nn. thoracici); percabangan ventral yang jarang dari Nn, Lumbales bagian atas
Cartilago costalis tulang rusuk ke 5-7 (permukaan luar), Proc. Xiphoideus, Ligg. Costoxiphodea.
Crista pubica ossis coxea, symphysis pubica.
Menarik dada kearah Pelvis, menekan perut, pernafasan perut (ekspirasi)
2. M. Pyramidalis



Nn. intercostales kaudal (Nn. Thoracici)
(otot yang tidak selalu ada
Crista pubica ossis coxea, symphysis pubica (ventral dari M. Rectus abdominis)
Linea alba
Mengencangkan linea alba

OTOT-OTOT DINDING PERUT LATERAL

Otot/Persarafan
Origo
Insertio
Fungsi
1.  M. Obliquus externus abdominis



Nn. Intercostales
Kaudal (Nn. Thoracici); N. Iliohypogastricus; N. Illioninguinalis (plexus lumbalis)
Rusuk ke-5 – ke-12
(Permukaan luar, bertautan dengan origo M. Serratus anterior)
Labium externum (crista iliaca), Lig. Inguinale, tuberculum pubicum, crista pubica, linea alba (berperan pada penyusunan lembar depan dari vagina musculi recti abdominis)
Aktif satu sisi: rotasi thorax ke arah berlawanan, fleksi lateral tulang belakang;
aktif kedua sisi: menarik thorax ke arah panggul, menekan perut, pernapasan perut (ekspirasi)
2.  M. Obliquus internus abdominis



Nn. intercostales kaudal (Nn. Thoracici)
N. Iliohypogastricus; N. Illioninguinalis (plexus lumbalis)
Fascia thoracolumbalis (lembar permukaan), linea intermedia (crista iliaca), Lig. Inguinale (dua pertiga bagian lateral)
Cartilago costalis rusuk ke-10 (ke-9) sampai ke-12 (tepi bawah), Linea alba (berperan pada penyusunan lembar depan dan belakang vagina musculi recti abdominis di atas Linea arcuata, di bawahnya melintas seluruh serabut tendonya menuju ke lembar depan). Pada laki-laki, erabut-serabut yang paling bawah memisahkan diri menjadi M. Cremaster dan masuk ke dalam funiculus spermaticus
Aktif satu sisi: rotasi thorax ke sisi yang sama, fleksi lateral tulang belakang;
Aktif dua sisi: menarik thorax ke arah panggul, menekan perut, pernapasan perut (ekspirasi)
M. cremaster menarik testis dan kantong testis ke atas.
3.  M. Transversus abdominis



Nn. intercostales kaudal (Nn. Thoracici)
N. Iliohypogastricus; N. Illioninguinalis
(plexus lumbalis)
N. genitofemoralis
Cartilago costalis rusuk (ke-5, ke-6) ke 7 – ke 12 (permukaan dalam), Procc, costales vertebrae lumbalis (diatas lembar dalam fascia thoracolumbalis), labium internum (Crista iliaca), lig. Inguinale (sepertiga bagian lateral)
Linea alba (berpran pada penyusunan lembar belakang vagina musculi recti abdominis di atas linea arcuata, di bawah berperan pada penyusunan lembar depan). Pada laki-laki serabut-serabut yang paling bawah memisahkan diri membentuk M. Cremaster dan masuk ke dalam funiculus spermaticus
Menekan perut, pernapasan perut (ekspirasi)
OTOT BAGIAN BELAKANG DINDING PERUT

Otot/Persarafan
Origo
Insertio
Fungsi
M. quadratus lumborum



Rr. musculares (plexus lumbalis);
N. intercostalis
(N. thoracicus (T12))
Labium internum (crista iliaca)
Sepertiga bagian belakang), lig. Illiolumbale
Rusuk ke-12 (daerah medial), proc costalis vertebrae lumbalis ke-4 – ke-1
Menurunkan rusuk (ekspirasi), fleksi lateral columna vertebralis.

 
OTOT DASAR PANGGUL

Otot/Persarafan
Origo
Insertio
Fungsi
1.  M. Levator ani



Cabang-cabang N. Sacralis (S3 dan S4)
Terdiri dari bagian otot-otot berikut:
M. pubococcygeus
M. levator prostatae
M. pubovaginalis
M. puborectalis
M. iliococeygeus
M. pubococcygeus: os pubis (permukaan dalam dekat symphysis pubica), arcus tendineus musculi levatoris ani, spina ischiadica.
M. illiococcygeus: arcus tendeneus musculi levatoris ani (sepertiga bagian belakang)
Centrum tendineum perinei (serabut-serabut prarektal), pada pria: fascia pada kelenjar prostat (M. Levator prostatae), pada wanita: dinding vagina (M. Pubovaginalis), menyebar ke dalam M. Sphincter ani externus, pembentukan simpul di belakang anus dengan serabut-serabut dari sisi yang berlawanan (M. Puborectalis), corpus anococcygeum. Os coccygis
Mencengkeram rectum dari belakang; tepi yang bebas sebelah medial membentuk gerbang levator untuk masuknya urethra pada pria, pada wanita untuk masuknya Urethra dan vagina; otot ini bekerja sebagai penahan dan pengikat dasar panggul.
2.  M. Ischiococcygeus



Cabang-cabang N. Sacralis (S4 dan S5)

Spina ischiadica (permukaan dalam; sebagian besar bersatu dengan lig. Sacrospinale)
Ps sacrum (tepi samping segmen bawah) Os coccygis
Memperkuat dasar panggul
3.  M. Sphincter ani externus



N. pudendus
(plexus sacralis)


Pars subcutanea; dermis dan subcutis yang melingkar mengelilingi anus.
Pars superficialis: centrum tendineum perinei
Pars profunda: simpul otot yang tinggi hingga mencapai M. Levetor ani dan berbentuk cincin.
Dermis dan subcutis melingkar di sekeliling anus, lig. Anococcygeum
Otot penutup anus bagian luar
4.  M. Transversus perinei pfoundus



N. pudendus
(plexus sacralis)

Ramus ossis ischi, selubung jaringan ikat vasa pudenda interna (terbentuk melintang melalui Arcus pubis atau angulus subpubicus, dilengkapi dengan lig. Pubicum inferius dan lig. Transversum perinei profundum)
Lempeng otot penahan berbentuk trapesium, dengan muara urethra pada pria serta urethra dan vagina pada wanita
Melindungi gerban levator
5.  M. Transversus perinei superficialis



N. pudendus (plexus sacralis) (otot yang tidak selalu ada)

Bagian permukaan yang terbelah pada M. Transversus perinei profundus
Menyebar ke dalam centrum tendineum perinei
Menopang M. Transversus perinei profundus
6.  M. Sphincter urethrae



N. pudendus (plexus sacralis) alur otot yang berbentuk cincin dan menggenggam erat Pars membranacea urethrae

Otot cincin
Otot cincin
Melindungi gerban levator; bagian dari organ kontinensia untuk vesica urinaria; menutup kandung kencing pada saat ejakulasi
7.  M. Ischiocavernosus



N. pudendus
(plexus sacralis)

Ramus ossis ischii
Tunica albuginea corporum cavernosorum
Pada pria memfiksasi crura penis, pada wanita crura elitoridis pada ramus inferior ossis pubis dan pada ramus ossis ischii, juga pada diaphragma urogenitale; turut membantu pada saat ejakulasi atau orgasmus.
8.  M. Bulbospongiosus



N. pudendus
(plexus sacralis)
Pada pria mencengkeram bulbus penis, pada wanita bulbus vestibuli

Pada centrum tendineum, pada pria juga di sisi bawah corpuspongiosum penis (raphe penis)
Pada pria, dari samping corpus spongiosum inferior dan punggung penis; pada wanita, serabut-serabutnya menempel pada corpus cavernosum clitoridis dan pada fascia diaphragmatis urogenitalis inferior.
Pada pria memfiksasi bulbus penis, pada wanita bulbus elitoridis pada diaphragma urogenitale; pada pria turut membantu pada saat ejakulasi dan pada wanita pada saat orgasmus.


OTOT-OTOT VENTRAL PAHA
Otot/Persarafan
Origo
Insertio
Fungsi
1.  M. Quadriceps femoris



N. femoralis
(plexus lumbalis)
M. rectus femoris;
Bersendi ganda;
Mm. vasti medialis,
Lateralis dan intermedius:
Bersendi tunggal
M. rectus femoris, caput rectum: spina iliaca anterior inferior.
M. rectus femoris, caput reflexum: tepi kranial acetabulum.
M. vastus medialis: labium mediale lineae asperae (dua pertiga bagian bawah)
M. vastus lateralis: trochanter major (daerah distal). Labium laterale lineae asperae.
M. vastus intermedius: facies anterior femoris (dua pertiga bagian atas)
M. articularis genus: facies anterior femoris (seperempat bagian distal)

Patella (tepi proximal) dan tepi-tepi samping), tuberositas tibiae (di atas lig. Patellae), proximal dari ujung tibia (daerah di samping tuberositas tibiae di atas retinacula patellae)
Sendi panggul
(hanya M. Rectus femoris); fleksi

sendi lutut:
ekstensi


 
OTOT HAMSTRING

Otot/Persarafan
Origo
Insertio
Fungsi
1.  M. Biceps femoris



Caput longum: N. Ischiadicus, bagian tibial (plexus sacralis) caput brave: N. Ischiadicus, bagian fibula (plexus sacralis)
Caput longum: bersendi ganda caput brave: bersendi tunggal
Caput longum: tuber ischiadicum (bersatu dengan M. Semitendinosus)
Caput breve: labium laterale dari linea aspera (sepertiga bagian tengah)
Caput fibulae (memisahkan Lig. Collaterale fibulare), menyebar ke dalam fascia cruris
Sendi panggul
Ekstensi, adduksi, rotasi luar

sendi lutut:
fleksi, rotasi ke luar

2.  M. Semitendinosus



N. ischiadicus, bagian tibial (plexus sacralis)
Tuber ischiadicum (bersatu dengan caput longum musculi bicipitis femoris)
Tuberositas tibiae (permukaan medali)
Sendi panggul
Ekstensi, adduksi, rotasi ke dalam

sendi lutut:
fleksi, rotasi ke dalam

3.  M. Semimembranosus



N. ischiadicus, bagian tibial (plexus sacralis)

Tuber ischiadicum
Proximal ujung tibia (sebelah bawah condylus medialis), kapsul belakang sendi lutut, lig. Popliteum obliquum, fascia M. Popliteus. Insertio bercabang tiga dari M. Semimembranosus dahulu dikenal sebagai pres anserinus profundus
Sendi panggul
Ekstensi, adduksi, rotasi ke dalam

sendi lutut:
fleksi, rotasi ke dalam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tolong Beri Komentar demi perkembangan blog ini....
Terima kasih